Kendari (ANTARA News) - Warga Kota Kendari menyerbu penjualan minyak tanah murah yang dilakukan oleh Pertamina wilayah Sultra di pelataran Alun-alun Kota Kendari.
Pantauan, ratusan masyarakat membuat antrean panjang pada hari kedua penjualan minyak tanah murah oleh pihak Pertamina tersebut yang dimulai sejak 17 Juli 2012.
Terlihat pula pihak kepolisian yang membantu menertibkan warga yang sedang antre sehingga penjualan ini berlangsung tertib dan aman.
Setiap pembelian warga diberi batasan hanya sampai 10 liter dengan harga Rp3.200 per liter, jauh berbeda dengan harga di pengecer yang mencapai Rp6.000 per liter.
Sales refresentative Pertamina Sultra, Wahyudi, mengatakan, pihaknya hanya memberikan 5000 liter kepada agen untuk menjual setiap harinya di tempat itu.
Kegiatan ini kata Wahyudi, sebagai bentuk kepedulian dan perhatian Pertamina kepada warga agar bisa mendapatkan minyak tanah murah menjelang ramadhan.
"Kami hanya menggunakan dua agen untuk menjual minyak tanah murah tersebut. Kami akui apa yang kami berikan itu belum bisa mencukupi dari kebutuhan warga, tetapi kami sudah menunjukan perhatian kami untuk membantu warga jelang ramadhan," katanya.
Salah seorang warga, Hamsina mengaku terbantu dengan penjualan minyak tanah murah tersebut, karena harganya lebih murah dari harga di pengecer atau pangkalan.
"Selain mahal, kita juga susah mendapatkan minyak tanah di pengecer, sehingga terkadang pengecer menjual lebih dari Rp6000 per liter. Mau tidak mau kami harus beli," katanya. (T.PSO-299/B008)

0 komentar: