Text Widget

INFORMASI RAMADHAN 2012

WAKATOBI

WAKATOBI
Yang perlu di Kunjungi

Pages

Powered By Blogger
Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut

Entri Populer

Senin, 16 September 2013

DPRD-Pemprov Dengar Pendapat Kuota CPNSD 2013

by sekretariatdprdprov.sultra  |  at  01.23

DPRD dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan dengar pendapat terkait rencana kuota penerimaan Calaon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2013. Dengar pendapat yang dipimpin Wakil Ketua Kopmisi I DPRD Sultra, Yaudu Salam Ajo bersama anggota lainnya, sementara dari unsur Pemprov dipimpin Asisten III Ny Hj Andi Rosmaria Ali, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sultra Ny Endang Abas Aburaera dan Karo Ortala Moh. Zayat Kaimoeddin bersama beberapa pejabat eselon III lainnya. Menurut Yaudu, tujuan menghadirkannya para pejabat teknis yang terkait langsung dalam penerimaan CPNS adalah untuk mengetahui secara jelas terkait jumlah dan kuota CPNS melalaui tes murni maupun melalaui jatah honorer Kategori satu (K1) maupun kategori (K2). "Hingga saat ini, jatah yang ditetapkan oleh pusat untuk daerah provinsi, kabupaten maupun kota memang belum ada, akan tetapi berdasarkan acuan untuk setiap Satau kerja perangkat daerah (SKPD) hanya diberikan jatah dengan kisaran 3-4 orang saja," kata Yaudu. Artinya bahwa, bila jumlah SKPD ditingkat provinsi yang mencapai antara 20 hingga 25 SKPD, maka kuota penerimaan CPNS jalur murni tahun ini hanya berkisar tidak lebih dari 200 orang terdiri dari 50 persen yang diangkat melalui honorer kategori I dan II dan 50 persen melalui tes umum CPNS. Kepala BKD Provinsi Sultra, Ny Hj Endang Aburaera dalam keterangan mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum berani memberikan data akurat terkait kuota CPNS jalur umum maupun rekrutmen tes bagi honorer kategori dua (K2). "Yang pasti bahwa, hingga saat ini BKD belum menerima surat resmi dari Kemenpan-RB terkait berapa jumlah kuota untuk penerimaan CPNS tahun 2013," katanya. Namun demikian kata Endang, yang juga Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Sultra itu bahwa acuan sementara untuk penerimaan CPNS masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat. Apalagi saat ini, proses pengangkatan CPNS dari honorer kategori satu (K1) sebanyak 98 orang itu masih dalam proses pengiriman berkas ke BAKN pusat untuk penetapan nomor induk pegawai (NIP) yang diperkirakan baru akan keluar pada pertengahan Maret atau April 2013 mendatang. Menurut Endang, penerimaan CPNS tahun 2013 berdasarkan himbauan dari Kemenpan-RB, diuatamakan akan diterima dari jurusan kesehatan yang meliputi juru rawat dan bidan dan sebagaian lainnya adalah guru, tenaga penyulu, sementa untuk lulusan sarjana umum jumlahnya sangat kecil. Kalangan DPRD Sultra berharap kepada instansui yang menangani khusus terkait CPNS agar benar-benar lebih selektif untuk mengakomodir para CPNS baik melalui tes jalur umum maupun yang akan diterima melalui honorer tes terulis K2. "Pada dasarnya bahwa dewan provinsi akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan terkait proses rekrutmen CPNS jalur umum maupun bagi mereka yang sudah diakomodir melalui honorer K2," ujar Sukarman AK, anggota DPRD dari Partai Amanat Nasional (PAN) Sultra itu.

0 komentar:

Proudly Powered by Blogger.